Procurement Staff – Tugas, Tanggung Jawab, dan Skillnya

Hai, pembaca setia Ayokerja.id! Apakah kamu pernah mendengar tentang posisi Procurement Staff?

Jika belum, jangan khawatir. Kita akan menjelajahi dunia yang menarik ini bersama-sama. Procurement Staff adalah sosok yang memiliki peran penting dalam mengelola proses pengadaan barang dan jasa di sebuah perusahaan. Mereka seperti pilar yang kuat di belakang layar, memastikan segala kebutuhan perusahaan terpenuhi dengan tepat waktu dan efisiensi yang tinggi.

Tugas dan Tanggung Jawab Procurement Staff

Bagi yang belum familiar mungkin jabatan ini masih terdengar asing ya. Tidak Seperti Quality Control yang sangat sering terdengar sebagai pemegang kendali Kualitas produk.

Sama halnya posisi lainnnya, Procurement Staff merupakan salah satu posisi yang sangat vital dalam sebuah perusahaan. Mereka bertanggung jawab penuh dalam mengelola proses pengadaan barang dan jasa, dari awal hingga akhir.

Posisi ini membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik dalam bernegosiasi dengan vendor dan supplier, kemampuan analisis untuk mengidentifikasi kebutuhan perusahaan, serta keakuratan dalam membuat dokumen pengadaan.

Kamu pasti penasaran, kan, apa saja tugas dan tanggung jawab seorang Procurement Staff? Nah, mari kita bahas secara rinci:

1. Mengidentifikasi Kebutuhan Barang dan Jasa

Tugas pertama yang harus dilakukan oleh seorang Procurement Staff adalah mengidentifikasi dengan cermat kebutuhan barang dan jasa perusahaan. Mereka harus mampu melakukan analisis yang mendalam untuk memastikan bahwa barang atau jasa yang akan dibeli sesuai dengan kebutuhan dan standar yang ditetapkan.

2. Komunikasi dengan Vendor dan Supplier

Di dunia bisnis, komunikasi adalah kunci utama. Procurement Staff bertanggung jawab untuk menjalin hubungan yang baik dengan vendor dan supplier. Mereka berperan dalam negosiasi harga, kualitas produk, serta syarat-syarat kontrak lainnya demi kepentingan perusahaan.

3. Membuat Standar Pengadaan Barang dan Jasa

Seorang Procurement Staff juga harus pandai dalam membuat standar pengadaan barang dan jasa. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap transaksi pengadaan dilakukan dengan prosedur yang benar dan efisien.

4. Merencanakan Pengadaan

Perencanaan adalah kunci kesuksesan. Procurement Staff harus mampu merencanakan pengadaan barang dan jasa secara strategis, termasuk menentukan waktu yang tepat untuk melakukan pembelian guna menghindari kekurangan atau kelebihan stok.

5. Menyesuaikan Pengadaan dengan Permintaan

Selain itu, mereka juga harus dapat menyesuaikan pengadaan dengan permintaan yang ada. Ini mencakup pemantauan terhadap inventaris, analisis tren pasar, dan memastikan ketersediaan barang atau jasa sesuai kebutuhan.

Profesi/Karir Operator Produksi – Tugas, Gaji, dan Jenjang Karir

Skill yang Diperlukan

Peran Procurement Staff, terdapat beragam hard skill dan soft skill yang sangat penting untuk dikuasai demi menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.

Setidaknya ada 2 Kategoru kemampuan, yakni Hard skill dan soft skill. Hard skill adalah keterampilan teknis yang spesifik dan dapat diajarkan, sedangkan soft skill adalah keterampilan non-teknis yang mencerminkan kepribadian dan kemampuan interpersonal seseorang.

Beberapa hard skill yang dibutuhkan oleh seorang Procurement Staff antara lain adalah:

  1. Kemampuan Analisis: Untuk melakukan evaluasi dan analisis terhadap kebutuhan perusahaan serta kondisi pasar.
  2. Pengelolaan Inventaris: Dalam memantau dan mengelola stok barang dengan efisien.
  3. Negosiasi yang Efektif: Dalam bernegosiasi dengan vendor dan supplier untuk mendapatkan harga dan syarat kontrak yang menguntungkan.
  4. Keterampilan Komputer: Terutama dalam menggunakan software atau aplikasi khusus untuk manajemen pengadaan.
  5. Kemampuan Penyusunan Kontrak: Dalam membuat dokumen kontrak yang jelas dan komprehensif.

Di sisi lain, terdapat pula soft skill yang sangat berperan dalam kesuksesan seorang Procurement Staff, seperti:

  1. Kemampuan Komunikasi: Dalam berinteraksi dengan berbagai pihak, mulai dari vendor hingga internal perusahaan.
  2. Keterampilan Negosiasi: Untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.
  3. Kemampuan Beradaptasi: Dalam menghadapi perubahan dan tantangan yang mungkin terjadi dalam proses pengadaan.
  4. Kerja Tim yang Baik: Dalam bekerja sama dengan departemen lain untuk mencapai tujuan bersama.
  5. Kemampuan Manajemen Waktu: Untuk mengatur jadwal dan deadline dengan efisien.

Kombinasi yang baik antara hard skill dan soft skill inilah yang akan membuat seorang Procurement Staff menjadi profesional yang handal dan mampu memberikan kontribusi besar bagi kesuksesan perusahaan dalam mengelola sumber daya dengan efektif.

Dengan menguasai skill-skill ini, seorang Procurement Staff dapat menjadi aset berharga bagi perusahaan dalam mengelola sumber daya dengan efisien dan efektif.

Semua Posisi, Gaji di PT UG Mandiri

Jadi, itulah sedikit gambaran tentang profesi Procurement Staff beserta tugas, tanggung jawab, dan skill yang dibutuhkan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu yang tertarik atau sedang mempertimbangkan karier di bidang ini. Jangan ragu untuk terus belajar dan mengembangkan diri agar dapat menjadi profesional yang sukses di dunia pengadaan barang dan jasa!